BLOGGER TEMPLATES - TWITTER BACKGROUNDS

Sabtu, 04 September 2010

SETUP GITAR
 
Berikut ini adalah beberapa sentuhan singkat dan sederhana untuk men'setup gitar anda, agar lebih optimal untuk dimainkan, dan menghasilkan tone yang maksimal pula.


Setting Truss Rod
Truss Rod adalah sebilah besi panjang yang ditanam didalam neck gitar, untuk mengatur agak neck gitar tetap pada keadaan lurus, tidak melengkung cembung, ataupun cekung (lihat gambar)


Apabila Neck Cekung, coba untuk lebih mengencangkan truss rod neck anda.
Begitu juga sebaliknya, apabila neck cembung, coba untuk lebih mengendurkan truss rod'nya.

Setting Action Senar & Tinggi Bridge
Mensetting action senar, maksudnya mengatur jarak antara senar dengan permukaan kayu pada fretboard neck. Semakin rendah, akan semakin ringan untuk dimainkan. Tapi hati hati, terlalu rendah bisa menyebabkan fretbuzz!
Mengubah action senar berarti juga mengubah tinggi rendah bridge, karena tinggi rendah bridge juga mempengaruhi tinggi rendahnya senar. maka untuk men'set action ini, satu satunya cara adalah melalui bridge. Berikut ini adalah gambar di bagian bridge manakah yang harus diputar putar untuk mengatur tinggi rendahnya (lihat gambar)


Setting Intonasi
Bagaimana caranya mengetahui gitar anda sudah memiliki intonasi yang baik? cobalah dengans sebuah tuner.
Bunyikan salah satu senar tanpa ditekan (misalkan senar satu yang bernada E), Lalu tekanlah di fret 12 dan bunyikan lagi. Apabila Nada'nya juga tepat E, maka intonasi gitar anda sudah OK!
Tetapi apabila lebih rendah sedikit dari E, maka majukan saddle bridge kearah pickup.
Dan apabila lebih tinggi sedikit dari E, maka mundurkan saddle bridge ke lawan arah pickup
lakukan juga terhadap semua senar, sampai semuanya memiliki intonasi yang baik.

Apa itu saddle bridge? saddle adalah tempat tumpuan senar di bridge.. (lihat gambar dibawah)


Tinggi Pickup
Ketinggian pickup juga harus diatur, jangan sampai terlalu dekat dengan senar, jangan juga terlalu jauh.
Terlalu jauh dari senar akan menyebabkan gain berkurang. Sedangkan semakin Dekat Pickup dengan senar, semakin hebat gain yang dihasilkan! Tetapi jangan terlalu dekat, bisa menyebabkan senar menyentuh magnet pole pieces dari pickup, dan mengeluarkan suara yang tidak diinginkan.
Ketinggian pickup dapat diatur hanya dengan memutar kedua skrup yang ada pada pinggir masing2 pickup.
SETUP FLOYD ROSE
Berikut ini adalah beberapa sentuhan singkat dan sederhana untuk men'setup bridge tremolo gitar anda, atau biasa kita sebut dengan nama salah satu brand'nya adalah floyd rose. agar lebih optimal untuk dimainkan, dan menghasilkan tone yang maksimal pula.


Sekilas Tentang Floyd Rose
Floyd Rose sebenarnya bukan nama dari tipe bridge ini, floyd rose hanyalah salah satu merek dari model tremolo bridge yang populer ini. Tapi banyak orang kerap menggunakannya karena brand inilah yang paling populer dan banyak dijumpai. Seperti apakah bentuk bridge ini, dapat dilihat pada gambar dibawah ini berikut dengan keterangannya. Perhatikan istilah istilah pada gambar di kiri, karena akan digunakan pada artikel ini.


Mengganti Senar Pada Floyd Rose
Bagi anda anda yang mempunyai gitar dengan tremolo bridge seperti ini, dan anda tidak tahu bagaimana cara mengganti senarnya...berbahagialah! karena pasti artikel ini bisa membantu masalah anda!
Ada beberapa metode yang banyak beredar di kalangan gitaris mengenai bagaimana cara mengganti senar yang baik, yang efisien, tapi sekarang akan kita bahas 2 cara saja.

Cara Pertama adalah mengganti senarnya sekaligus. maksudnya adalah melepas semua senarnya terlebih dahulu, lalu baru mengganti'nya dengan senar yang baru. Cara ini cenderung lebih menyulitkan anda pada saat nanti akan men'setem senar baru anda, karena tahu sendiri, floyd rose bandel kalau mau di'setem. Tapi kalau anda mau membersihkan fretboard, atau mengganti pickup, harus melepas semua senar bukan?


Pertama tama, yang harus anda lakukan adalah menyangga floyd rose (lihat gambar A). pada gambar digunakan batere kotak 9v untuk menyangga, anda bisa menggunakan apa saja, pokoknya tujuan tercapai.

Setelah Bridge tersangga sampai menungging seperti itu, senar otomatis akan menjadi sangat kendur. sekarang lepaskan senar tersebut dari bridge dengan membuka "Saddle block clamp screw" menggunakan kunci L (lihat gambar B). setelah senar bisa ditarik lepas, "saddle block" yang kendur itu akan bisa terlepas dan jatuh lalu hilang, karena kecil dan sulit dicari. harap diperhatikan baik baik block kecil hitam ini.

Jangan lupa membuka locking nut (Gambar C) agar senar tidak terkunci lagi. Lalu lepaskan lilitan senar dari tuning machine di headstock. Sekarang senar lama pastinya sudah terlepas semua. Sanggahan bridge jangan dilepas dahulu, biarkan menungging seperti itu.

Sekarang Senar sudah terlepas semua dari neck, anda bisa membersihkan fretboard ataupun fretwire. Bisa dilihat pada Gambar D adalah sederetan besi fret yang sudah bersih mengkilap, tetapi ada satu yang masih kotor. (nggak ada hubungannya sama topik floyd rose nih..hehehe..)

Lalu cara memasang senar yang baru, caranya tidak sama seperti memasang senar pada bridge umumnya. Ball End pada senar (tambatan seperti bola) tidak akan dipakai, jadi dipotong dan dibuang saja.
Catatan tambahan: Floyd Rose Ibanez yang model terbaru tidak perlu memotong ball end ini, lebih canggih!

Senar yang baru ditambatkan dan dijepit pada "saddle block" terlebih dahulu, baru dililitkan pada tuning machine pada headstock. Tidak perlu banyak banyak lilitan, 2-3 lilit cukup.
Dengan posisi bridge yang masih tersanggah menungging, ambil tuner anda, lalu mulai menyetem senar yang baru. Hanya saja, kali ini anda tidak menyetem ke nada standar (E B G D A e), tapi sekitar 2 nada lebih rendah (C G D# A# F c) atau 2,5 nada lebih rendah (B F# D A E b), tergantung feeling anda. Semakin tinggi floyd rose anda menungging, semakin rendahkan seteman anda. (pada gambar A, floyd rose menungging tinggi sekali, apabila anda ingin menggunakan sanggahan yang lebih kecil, sangat diperbolehkan).
Tujuan dari metode ini, agar nanti pada saat sanggahan floyd rose dilepaskan, floyd rose akan turun dan menarik semua senar secara bersamaan menjadi lebih tegang, dan diharapkan mendekati E B G D A e.
SETUP FLOYD ROSE (part 2)
Cara Kedua dalam mengganti senar adalah mengganti senarnya satu persatu. Maksudnya adalah, mengganti senarnya satu persatu... ..... (nggak nolong ya..)..... hahahaha
Berbeda dengan cara yang pertama, bridge anda tidak perlu disanggah. Pertama tama, langsung lepaskan kuncian dari Locking Nut (Gambar C), agar senar tidak lagi terkunci.
Lalu Lepaskan salah satu senarnya saja, misalnya senar 1 terlebih dahulu. Kendurkan dulu senar itu dari tuning machine di headstock, baru lepaskan jepitan "saddle block" pada bridge. Apabila senar dalam keadaan tegang anda langsung melepaskan jepitan "saddle block", senar bisa terlontar keluar, dan mungkin melukai anda.

Setelah Senar 1 itu terlepas, langsung gantilah dengan senar 1 yang baru. Tambatkan ujung senar pada "saddle block" terlebih dahulu, lalu lilitkan ke tuning machine pada headstock. Langsung setem senar tersebut (dalam hal ini, senar 1 adalah E)

Lanjutkan prosedur diatas bergantian terhadap semua senar, sampai akhirnya semua senar sudah berganti jadi senar baru. Cara ini cenderung lebih aman, karena anda tidak perlu direpotkan dengan masalah setem setem yang bandel seperti cara pertama.


Setting Tegangan PER Pada Floyd Rose
Sedikit informasi, bahwa floyd rose ini, selain ditarik oleh senar, juga ditarik oleh sejumlah per yang terdapat pada bagian belakang gitar (Lihat gambar E). Cobalah buka tutup'nya, dan mulai bedah gitar anda.



Adalah tugas yang sangat berat dan melelahkan dalam hal menyeimbangkan tegangan per dan tegangan senar. Apabila tegangan per dan senar sudah seimbang, maka floyd rose akan seimbang pula (lihat gambar F). Floyd rose pada gambar F, sejajar dengan body gitar. posisi sejajar seperti inilah yang normalnya harus dipunyai semua floyd rose.

Lain halnya dengan Gambar G, dimana floyd rose menungging. tidak enak dilihat bukan, terkesan tidak pro. Mengapa bisa menungging seperti ini?? itu karena tarikan per kurang kencang, sehingga senar lebih kuat dalam hal tarik menarik, floyd rose menjadi tidak seimbang dan menungging.
Lain lagi jikalau tarikan per yang terlalu kencang, floyd rose akan melesak kedalam body (kebalikan gambar G).
Sedikit logika berpikir dalam upaya anda mesetting per ini. Bahwa, jika tegangan per dirubah, tegangan tarikan senarpun ikut berubah, yang menyebabkan seteman senar berubah, Contohnya:
Jika anda mengalami Kondisi seperti gambar G, dimana floyd rose menungging, berarti tarikan per kurang, masih kalah dengan tarikan senar. (katakanlah semua senar sudah tersetem dengan baik, E B G D A e).

Jika kita kencangkan tarikan per, memang benar, floyd rose akan semakin turun, dan mendekati posisi sejajar. TAPI! ingat bahwa senar yang tadinya sudah tersetem dengan baik, akan ikut tertarik floyd rose, dan nadanya akan berubah semakin tinggi.
Perlu diingat juga, Jika kita kendurkan senar yang tadinya sudah tersetem baik, otomatis tarikan senar akan mengendur, sehingga floyd rose akan turun juga mendekati posisi sejajar, tanpa harus mengencangkan per.
Lalu bagaimana solusi yang baik??

Kita lakukan keduanya!! Bagimana Caranya??
Katakanlah misalnya floyd rose anda menungging setinggi 2cm.
Pertama kita akan kencangkan per dibelakang hingga floyd rose turun menjadi 1cm, otomatis senar juga akan naik nadanya. Lalu sisa 1cm lagi bagaimana? floyd rose masih tetap menungging.
Sabar.. kendurkanlah senar yang naik nadanya tadi, setem lagi ke nada yang normal sebelumnya (E B G D A e)

nah coba sekarang lihat! Seiring dengan men'setem, floyd rose anda sudah turun ke posisi sejajar!
yaaa..mungkin tidak terlalu sejajar, mungkin masih kurang sedikit, tapi kurang lebih seperti itu. Terus coba untuk menyeimbangkan dengan proses trial and error, jika salah...COBA LAGI! memang memakan waktu dan tenaga, tapi hasilnya maksimal, floyd rose anda akan lebih enak untuk dimainkan.

CATATAN TAMBAHAN: Ingat bahwa jika anda membeli satu set senar, ukurannya bervariasi, berarti tegangan'nya juga bervariasi. Jikalau anda sudah menyeimbangkan per dengan senar D'addario ukuran 0.10 - 0.49. Lalu suatu saat anda mengganti senar dengan D'addario 0.11 - 0.52. Jangan terkejut jika floyd rose anda menungging lagi.
Gunakan selalu senar dengan string gauge yang sama, untuk menjaga stabilitas floyd rose anda.
SETUP FLOYD ROSE (part 3)
Setting Action Senar & Tinggi Bridge
Pada bridge model floyd rose, juga bisa diatur ketinggian dari bridge tersebut, yang nantinya akan mempengaruhi action senar pada gitar. Apa itu Action senar? maksudnya adalah jarak ketinggian senar ke permukaan fret. semakin rendah jaraknya akan semakin mudah dan ringan untuk dimainkan. Tetapi hati hati, terlalu rendah dapat menyebabkan fretbuzz!



Ketinggian floyd rose dapat diatur dengan memutar "heightstud" dengan kunci L, dapat dilihat pada gambar diatas dimana letak heightstud tersebut.

Tips Menyetem Gitar dengan Floyd Rose
Tips ini diperuntukkan bagi anda anda yang masih menemui kesulitan dengan urusan men'tune gitar anda yang menggunakan floyd rose, dimana cukup sulit untuk membuat semua senar pada nada yang benar.
Andaikan kita menyetem senar pertama, dan akhirnya sudah pada nada yang benar yaitu E! Lalu kita akan lanjut setem senar yang kedua. Bilamana senar kedua sudah tersetem pada nada yang benar yaitu B, senar pertama yang tadinya sudah baik akan berubah sedikit. Hal ini terjadi karena floyd rose adalah bridge yang mengambang dan.... males nih jelasinnya....

Sedikit tips untuk mengatasi kesulitan ini, adalah mensetemnya secara kumulatif.
Maksudnya, setem senar 1 (atau 6, terserah mau mulai darimana) terlebih dahulu, lalu setem senar 2..
Setelah itu kembali check senar 1 kembali, lalu check lagi senar 2, setelah benar, baru lanjut ke senar 3..
Kembali lagi check senar 1, check senar 2, check senar 3, baru lanjut ke senar 4..
begitu seterusnya sampai senar 6, dan semua senar telah pada nada yang tepat.

Dapat kita lihat, proses'nya agak lama.. kita selalu kembali ke senar awal untuk mengecek agar mereka tidak berubah terlalu banyak, jadi dapat di'ilustrasikan sebagai berikut:

step 1: 1 2
step 2: 1 2 3
step 3: 1 2 3 4
step 4: 1 2 3 4 5
step 5: 1 2 3 4 5 6
step 6: 1 2 3 4 5 6

Catatan tambahan: Ingat, kita masih melakukan proses penyeteman diatas dengan tuning machine / dryer, jadi masih nada kasar. Jadi maksudnya, tidak apa apa jika senar 1 bukan tepat nada E. (misalnya E kurang kurang dikit masih tidak apa apa).
Setelah itu pasanglah lagi "locking nut" dan kuncilah senarnya!
Floyd Rose menyediakan fasilitas "Fine Tuning Knob", ini untuk menyetem detail detail yang masih kurang tadi saat menggunakan tuning machine/dryer. Nada E yang tadi kurang kurang sedikit, akan disempurnakan dengan ini, menjadi nada E!!!

POD XT-LIVE


POD XT Live, multi effect yang satu ini sempet bikin heboh masyrakat pencinta tone2 klasik, perdebatan yang ada tentang ini efek satu ini juga seakan ngga akan pernah berhenti, sejak diluncurkan sudah banyak sekali artikel tentang barang satu ini, dipasarkan dengan harga 399 USD, multi efek yang satu ini buat saya benar-benar mimpi yang jadi kenyataan.

Kelebihan :
  • terdiri dari lebih dari 80 stompboxes dan studio effects
  • 36 Legendary and Classic Amp Modeler
  • 24 Cabinet dan 4 Mic Models
  • 128 Channel Memories
  • Variax (produk gitar elektrik dari Line6) Digital Input
  • Built in Chromatic Tuner
  • Kombinasi pedal Tweak/Wah/Volume yang bisa dtukar-tukar
  • Expression pedal Input
Stompboxes :

POD XT Live memasukan modeler dari banyak sekali efek-efek dari pabrik-pabrik kenamaan seperti Ibanez, diantaranya :
  • Fuzz Face
  • Tubescreamer
  • Big Muff pi
  • Octavia
banyak sekali untuk di list, dapat dilihat di http://www.line6.com/podxtlive/effects.html


Amp, Cabinet dan Mic Modeler :

POD XT Live memasukan modeler dari banyak sekali amplifier dan cabinet dari pabrik-pabrik kenamaan seperti Marshall dan Fender, diantaranya :

  • Marshall 1966 JTM-45
  • Fender 1961 Champ
  • Cabinet 4 X 12 Mesa/Boogie
selengkapnya dapat dilihat di http://www.line6.com/podxtlive/amps.html


Output Mode System :

Untuk Produk POD XTL ini, Line 6 memeberikan Feature Output Mode System, fungsinya adalah untuk memaksimalkan suara yang dihasilkan, cukup dengan menekan tombol Output Mode System, maka kita akan bisa mengatur apakah efek ini dihubungkan direct ke mixer, apakah kita menghubungkannya dengan amplifier.

Masih mengenai Output Mode System, kelebihan lain dari si hitam ini adalah pada waktu kita menghubungkan headphone ke efek ini, POD XTL akan secara otomatis menyesuaikan ke Studio Mode sehingga akan membuat suara yang dihasilkan berkualitas semaksimal mungkin.


Software :

Line6 Edit yang disediakan secara Free di http://www.line6.com memberikan kita banyak sekali kemudahan dalam mengedit efek ini dengan dihubungkan ke komputer melalui kabel USB yang disediakan.

Kelebihan lain yang ada di produk ini yang tidak dimiliki oleh produk-produk pabrikan lain adalah, kita dapat mengatur efek mana yang muncul lebih dulu, sehingga membuat settingan POD XTL benar-benar serasa mengatur posisi stompbox, hasil suara dari gitar-mod-delay-amp/cab dan gitar-mod-amp/cab-delay, benar-benar terasa berbeda.


Kekurangan :

Tiada gading yang tak retak, efek ini juga memiliki beberapa kekurangan :

  • Untuk membuat efek suara wah-wah cukup sulit dan membutuhkan kesabaran.
  • Ukurannya yang sangat extraordinary (besar sekali!!!) membuat agak cukup sulit untuk mencari tas yang sesuai, kecuali anda mau mengeluarkan dana ekstra sebesar kurang lebih Rp 500.000 untuk tas originalnya.
  • Beberapa rekan menyebut bahwa suara stompbox yang disediakan masih terdengar parah dan jauh dari aslinya.
  • Beberapa POD XTL pedalnya berbunyi '..nguik..nguik..' ketika diinjak, dikarenakan oleh gesekan karet dan bodi, kendati demikian, buny ini tidak terlalu mengganggu karena ini hanya dari hardware sehingga tidak ada pengaruh sedikitpun untuk suara yang dihasilkan.

Testimoni saya pribadi untuk efek ini :

Warna hitam yang cool dan pengoperasian yang simpel (dengan catatan, pelajari dulu manual book nya bagi anda yang tidak terbiasa dengan produk Line6 karena produk Line6 agak berbeda dengan pabrikan lain) membuat efek ini benar2 sangat compatible untuk dimiliki oleh pemula maupun profesional, suara distortion yang dihasilkan pun sangat tebal (baca postingan settingan saya di http://gitaris.com/showthread.php?t=6543 dan silakan buktikan sendiri), satu hal yang sangat saya banggakan dari POD XT Live ini adalah, ketika kita hubungkan ke komputer misalnya untuk keperluan recording, maka kualitas suara yang dihasilkan sangat maksimal, banyak multi-multi effect keluaran pabrikan lain yang ketika digunakan untuk Live, suaranya benar-benar garang, namun ketika kita hubungkan ke perangkat recording, maka suara yang dihasilkan akan jadi 'melempem'.
Kendati disediakan software, menurut saya mengedit efek ini secara manual juga cukup simpel sehingga buat saya ini hanya masalah selera dan kenyamanan masing-masing. Kemudahan yang lain adalah bahkan Line6 membuat sebuah forum bagi anda yang sudah memiliki efek ini namun memiliki kesulitan dalam menciptakan suara yang diinginkan.

Dengan segala kelebihan dan kekurangannya, menurut saya Efek ini sangat worth untuk dimiliki oleh karena kualitas suara dan features nya.

LINE 6 GUITAR PORT

Click for larger version Pengen kan bisa maenin lagu kesukaan?
Pengen kan bisa nge-jam bareng Band Jagoan kita?
Pengen kan bisa bikin recording lagu sendiri?

Jawabnya : peeengeeen (bacanya pake aksen ya! :D)

Well, untung aja ada GuitarPort, si kecil-kecil cabe rawit ini bisa ngubah PC kita jadi Tool buat Latihan , Nge-Jam , and Recording. Ada 16 classic guitar amplifiers and 19 stompbox and studio effects. Kita bisa play back lagu MP3 Wav Audio favorite kita dari alat ini dengan kecepatan 100% dan bisa kita pelan-in sampe Half Speed alias 50% (Manfat banget buat latihan licks and riffs yang susah bin cepet). Kita bisa ulang-ulang alias nge-Loop bagian tertentu dari lagu tadi sampe kita bisa maeninnya.

Gak perlu hingar bingar gangguin tetangga (kan bisa pake HeadPhone), udah ada Metronomenya , ada Tunernya. Jadi stay in Time and stay in Tune! Asik kaaan!? Udah gitu ada Hum Reducer yang ngebantu banget untuk ngilangin noise..

Untuk Recording, bisa pake macem-macem multitracker nih .. u name it! : Sonar, Guitar Track Pro, ataw mau pake Riff Trackernya si GuitarPort.. No Problem ! Asio Driver lho, low low latency, Support 24 bit recording! kan ada 24-bit converters & 32-bit processing. Tone and Soundnya Keren!

Koneksinya gampang! dari Guitar ke GuitarPort pake kabel PlanetWaves misalnya terus ke PC pake USB cable (included). siap record! Malah bisa download tracks, lessons, guitar hero tone presets!!

Click for larger version PC yang dibutuhkan:
Windows XP, Windows 2000, Windows ME or Windows 98 SE (Second Edition)
Intel Pentium III 500MHz
AGP video card with 800x600
16-bit graphics
128MB RAM
40MB hard disk space
1 USB port

Well, about PC, kalo mau lebih Canggih biasana lebih bagus!

Review gue pribadi sebagai gitaris pemula yang pengen ngerasain wueenaknya nge-Rock and Roll di sela-sela kesibukan cari makan sebagai karyawan yang pergi masih gelap - pulang udah gelap, Gue suka alat ini karena :
1.Fungsi2nya yang banyak (amp simulator, sound effect, metronome, tuner, bisa buat recording)
2.PC gue bertambah fungsinya selain buat Room Theater : , Game Zone, juga bisa buat Digital Audio Workstation alias Home Recording & Practice plus Jamming Tool.
3.Harga alat ini lumayan relative murah 1,2 jt an di wijaya passer baroe (mudah2an makin murah. Jangan lupa minta diskon) Ini semua mungkin dengan adanya teknologi digital, coba kalo cuman ada teknologi analog : O MY GOD , guitar berapa duit? segitu banyak ampli dan segitu banyak efek berapa duit? belum beli metronome and tunernya. Nah loo… Bisa Abis tuh tabungan! Kapan mau punya rumah? Hehehehe…… So, karena gue masih baru belajar, gue butuh alat yg seperti ini. Compact! Optimum! Effective and Efficient Kick Ass Tool!

Well, that is my opinion, You may have different opinion it is ok.. Afterall Music is all about you, what you like. use what works for you…

Happy Groovy Rhythm and Melodious Solo!
Guitar Port Amplifier:
Line 6 Chemical X
Line 6 Insane
Line 6 Piezacoustic 2
Line 6 Spinal Puppet
1953 Small Tweed (based on* "wide panel" Fender Deluxe)
1958 Tweed B-Man (based on* Fender Bassman)
1964 Blackface 'Lux (based on* Fender Deluxe Reverb)
1967 Class A-30 Top Boost (based on* Vox AC-30)
1968 Plexi Lead (based on* Marshall Super Lead)
1968 Plexi Jump Lead (based on* Marshall Super Lead with "jumped" channels)
1987 Jazz Clean (based on* Roland JC-120)
1990 Brit J-800 (based on* Marshall JCM-800)
1993 Solo 100 Head (based on* Soldano SLO-100)
2001 Treadplate (based on* Mesa Boogie Dual Rectifier)
Tube Instrument Preamp

Guitar Port Effects:
Facial Fuzz (based on* Fuzz Face)
Fuzz Pi (based on* Big Muff Pi)
Screamer (based on* Tube Screamer)
Classic Distortion (based on* ProCo Rat)
Vetta Comp
Line 6 Sine Chorus
Line 6 Flanger
Phaser (based on* MXR Phase 90)
U-Vibe (based on* Uni-Vibe)
Opto Tremolo (based on* 1965 Fender Deluxe Reverb)
Rotary Drum & Horn (based on* Leslie 145)
Analog Delay Modulation (based on* Deluxe Memory Man)
Tube Echo (based on* EP-1 Tube Echoplex)
Line 6 Digital Delay
Standard Spring Reverb
Brite Room Reverb
Medium Hall Reverb
Cavernous Reverb
Slap Plate Reverb
Wah (based on* Vox Wah)
Volume (Pre- or Post-Amp Routing options)
Urei LA-2A Compressor
Noise Gate